#HalalThayyib #Seri3
KLORIN ADA PADA BERAS?
Waspadai Bahayanya!Klorin berfungsi sebagai pemutih, penghilang noda dan desinfektan sekarang banyak ditemukan ada pada beras. Mengapa?
Tujuannya agar beras yang kurang berkualitas terlihat seperti beras yang berkualitas.
Padahal klorin sangat beracun dan menyebabkan iritasi selaput lendir, sangat reaktif dan pengoksidasi yang sangat kuat.
Dampak dari beras yang mengandung klorin itu tidak terjadi sekarang atau dalam waktu dekat. Namun, bahaya untuk kesehatan baru akan muncul setelah 15 hingga 20 tahun mendatang, khususnya apabila kita menkonsumsi beras tersebut terus-menerus.
Zat klorin yang ada di dalam beras akan menggerus usus pada lambung (korosif). Akibatnya, lambung rawan terhadap penyakit maag. Dalam jangka panjang, mengkonsumsi beras yang mengandung klorin akan mengakibatkan penyakit kanker hati dan ginjal.
Jika Anda mulai merasakan gangguan terhadap lambung, tangani dengan cara yang tepat agar tidak menjadi bom waktu. Salah satu alternatif terbaik adalah konsumsi Kefir Susu.
Ciri-ciri beras yang mengandung klorin adalah warna putih sekali, beras lebih mengkilap, licin dan tercium bau kimia, jika di cuci, warna air hasil cucian beras kelihatan bening, jika beras direndam selama 3 hari tetap bening dan tidak berbau, dan ketika sudah di masak dan ditaruh di dalam penghangat nasi dalam semalam nasi sudah menimbulkan bau tidak sedap.Padahal beras yang alami warnanya putih kelabu, tidak mengkilap, kesat dan tidak berbau seperti beras Mekongga kami yang diproses tanpa neko-neko.
#713Food
Sedia Pangan Halal dan Thayyib
Edukasi ▶️ https://t.me/jeikafood

0 Komentar