#EduKefir #Seri14
Kefir: A Protective Dietary Supplementation Against Viral Infection
Apa Yang Dikatakan Studi Kefir Vs Covid-19 Kepada Kita?“Sehubungan dengan kesehatan manusia, kefir memiliki potensi antivirus, antimikroba, dan anti-inflamasi."
"Kefir telah terbukti menghambat kadar enzim pengubah angiotensin, metabolisme kolesterol, mempercepat penyembuhan luka, menekan pertumbuhan tumor, dan menyebabkan perubahan pada sistem kekebalan tubuh untuk memperbaiki gejala asma dan alergi."
“Kefir dan kandungan probiotiknya dapat memodulasi sistem kekebalan untuk menekan infeksi dari virus (misalnya zika, hepatitis C, influenza, rotavirus).”
“Kefir dapat bertindak sebagai agen anti-inflamasi”
“Telah didalilkan bahwa beberapa pasien COVID-19 meninggal setelah respons inflamasi masif akibat badai sitokin. Kefir dapat menghambat aktivitas sitokin proinflamasi. Menggunakan kefir (dan produk sampingannya) sebagai penghambat sitokin proinflamasi pada pasien COVID-19 bisa menjadi kebijakan yang layak.”
Salam Sehat KefirSumber: https://doi.org/10.1016/j.biopha.2020.110974.
📢 Channel Telegram:
http://t.me/EduKefir
http://t.me/EduKefir
http://t.me/EduKefir

0 Komentar